Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Kepala Misi Haji Indonesia mengunjungi kompleks Kiswah di Makkah

Kepala Misi Haji Indonesia, Mohammed Hanif, dan delegasi beserta rombongan pada hari Senin mengunjungi Kompleks Raja Abdulaziz untuk Pembuatan Ka'bah Kiswah.


Faisal bin Saleh Madani, direktur jenderal kompleks, menyambut kedatangan rombongan sebelum delegasi menerima presentasi tentang proses pembuatan dan perbaikan. Hanif memuji pemerintah Saudi atas upaya berkelanjutan dalam melayani Dua Masjid Suci, dan jamaah haji, sambil memastikan pembuatan Kiswah dilakukan oleh tim 200 teknisi Saudi. Di akhir kunjungan, dilakukan pertukaran cinderamata.

Tahun ini, dalam perubahan dari tradisi, Kiswah diganti pada malam tahun baru Islam 1 Muharram 1444, atau Sabtu, 30 Juli.

Sekitar 670 kilogram sutra mentah diwarnai hitam di kompleks itu.

Kiswah dihiasi dengan ayat-ayat Alquran yang disulam ke kain dengan 120 kilogram benang emas 21 karat dan 100 kilogram benang perak.

Biaya pembuatan Kiswa seberat 850 kilogram baru diperkirakan menelan biaya SR25 juta, atau lebih dari $6,5 juta, menjadikannya penutup paling mahal di dunia.

Post a Comment for "Kepala Misi Haji Indonesia mengunjungi kompleks Kiswah di Makkah"